KPK Geledah Kantor Departemen Kehutanan

17Aug08

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jumat (15/8) sore menggeledah Ruang Sekretariat Jende-ral Departemen Kehutanan (Dephut) untuk mencari bukti tambahan dugaan korupsi dalam alih fungsi hutan bakau Tanjung Api-api, Banyuasin, Sumatra Selatan.

Wakil Ketua KPK, M Jasin, mengatakan penggeledahan dilakukan oleh sejumlah petugas KPK dari bagian Penindakan yang berangkat sejak satu jam lalu.

Menurut Yasin, penggeledahan kali ini adalah kelanjutan dari penggeledahan yang dilakukan KPK di Gedung Masaro (29/7) di Jalan Talang Belutu, Menteng, dengan tersangka mantan Ketua Komisi IV DPR, Yusuf Emir Faisal, dalam kasus yang sama. Penggeledahan dilakukan oleh tim yang berjumlah 25 orang dan lebih banyak difokuskan di ruangan sekretariat yang terletak di lantai 4 Gedung Manggala Wanabakti, tempat Dephut berkantor.
Sementara itu, KPK akan tetap mengevaluasi kemungkinan pemanggilan Menteri Kehutanan MS Kaban terkaitdugaan aliran dana Bank Indonesia (BI) sebesar Rp 100 miliar kepada sejumlah anggota DPR dan mantan pejabat BI. “Kita akan evaluasi hal itu,” kata Wakil Ketua KPK, Chandra M Hamzah, setelah pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tentang RAPBN Tahun Anggaran 2009 yang disertai Nota Keuangan dalam Sidang Paripurna Terbuka DPR di kompleks MPR/-DPR/DPD, Jumat (15/8).

Chandra mengatakan, evaluasi yang dimaksud adalah perlu atau tidak memanggil Kaban di KPK atau di pengadilan. Petneriksaan terhadap Kaban menjadi perlu setelah yang bersangkutan dua kali tidak memenuhi panggilan KPK. “Sudah dua kali tidak hadir ya, menurut yang bersangkutan pih karena tugas negara,” kata Chandra. Ia juga mengatakan pemeriksaan terhadap Kaban belum selesai.

Di tempat yang sama Menteri Kehutanan MS Kaban tampaknya enggan memenuhi panggilan KPK untuk menjelaskan kasus aliran dana Bank Indonesia.

Baginya, pemeriksaan ataskasus ini sudah selesai lantaran para tersangkanya sudah disidang di Pengadilan Tipikor. “Pemeriksaan sudah selesai. Kalau pemeriksaan sudah selesai, kecuali mau silaturahim,” selorohnya.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini terlihat agak kesal karena terus-menerus didesak pertanyaan mengenai ketidakhadirannya atas undangan pemeriksaan di KPK. Tanpa menjelaskan alasannya, berulang kali ia mengatakan bahwa pemeriksaan atas kasus aliran dana BI ke DPR sudah selesai. Ia pun memilih untuk tidak memenuhi dua kali panggilan KPK.

Kendati demikian, Kaban tak mempersoalkan kalau KPK masih membutuhkan keterangan baru untuk mengungkap tuntas kasus aliran dana BI ini. Menurutnya, itu merupakan hak KPK untuk meminta keterangan kepada siapa pun termasuk dirinya. Namun, ia belum memberikan sinyal kesediaan untuk memenuhi panggilan itu dalam waktu dekat. “Kalau misalnya Wta tidak datang kemudian kita berikan surat, minta di-resche-duling, tidak ada masalah,” jelasnya. ade/zek/djo

Sumber: Republika, 16-08-2008

Advertisements


No Responses Yet to “KPK Geledah Kantor Departemen Kehutanan”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: