Agus Condro Kita akhiri kepalsuan ini

21Aug08

Agus Condro Prayitno, politisi PDIP, meminta keempat anggota Fraksi PDIP lainnya, yang menurut dia ikut menerima uang masing-masing sebesar Rp500 juta, untuk mengembalikan uang tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  Yang merasa menerima ya sudah dikembalikan saja.. Seperti dulu ketika Mas Ganjar [Sekretaris FPDIP Ganjar Pranowo] mengembalikan duit legislasi. Kalau dikembalikan ramai-ramai kan nama PDIP bisa jos. Kita akhiri kepalsuan-kepalsuan ini,” tuturnya seusai memenuhi panggilan Fraksi PDIP di Jakarta, kemarin.

Pada Februari 2008, Ganjar pernah mengembalikan seluruh insentif legislasi yang diterima 109 anggota Fraksi PDIP sebesar Rp3,397 miliar. Agus diundang Fraksi PDIP untuk memberikan klarifikasi seputar pengakuannya menerima dana Rp500 juta yang disampaikannya ke sejumlah wartawan secara terpisah ter-kait dengan pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 2004.

Agus menerima dana dalam bentuk traveller cheque pecahan Rp50 juta sebanyak 10 lembar sekitar dua pekan setelah terpilihnya Miranda S. Goeltom sebagai Deputi Senior Gu-bemur BI. Dia mengaku menerima dari rekan sefraksinya yang juga anggota Komisi K, Dudhie Makmun Murad. Agus yang kini menjadi anggota Komisi II juga kembali menegaskan bahwa pengakuannya menerima uang Rp500 juta yang sebelumnya sudah dia sampaikan kepada tim penyidik KPK ketika dirinya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka aliran dana BI, Hamka Yandhu (rekannya waktu di Komisi DO, tidak memiliki motif politik.
Pengakuan tersebut keluar karena dirinya merasa ada sesuatu yang mengganjal. Agus juga khawatir terkena sanksi pidana yang dapat dijatuhkan jika dirinya memberikan kesaksian palsu. Ketika memberikan ketera-ngan kepada pers seusai pertemuan di Ruang Pimpinan Fraksi PDIP, Gedung Nusantara I, Kompleks MPR/DPR, Senayan, kemarin, Agus didampingi Sekretaris 1 FPDIP Bambang Wuryanto.

Tak bicara sanksi

Bambang menuturkan FPDIP dalam pertemuan itu meminta keterangan Agus seputar pengakuannya yang telah beredar luas di media massa. FPDIP, katanya, tidak membicarakan perihal pemberian sanksi.  Berbagai pihak telah mendesak KPK untuk proaktif menindaklanjuti pengakuan Agus Condro tersebut dengan melakukan langkah hukum yang diperlukan. Tapi, sejauh ini KPK melalui juru bicaranya. Johan Budi, baru pada tahap mempelajari pengakuan politisi tersebut.

Johan juga sempat mengatakan sebaiknya Agus Condro melaporkan ke KPK ihwal dugaan penerimaan uang suap tersebut disertai bukti-bukti yang diperlukan.

Sumber: Bisnis Indonesia, 21-08-2008

Advertisements


No Responses Yet to “Agus Condro Kita akhiri kepalsuan ini”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s


%d bloggers like this: